Tampilkan postingan dengan label bacaan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bacaan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 03 Januari 2016

Bacaan - Persiapan untuk OSN Komputer

Sebelumnya saya telah menulis Persiapan untuk Mengikuti OSN. Dan sekarang saya menulis persiapan untuk OSN Komputer. Yang saya bahas di tulisan ini yaitu tentang apa saja materi yang diuji serta akan saya berikan tips-tips untuk persiapannya supaya matang. Apa saja sih yang harus saya pelajari? Dan soal seperti apa yang akan saya temui? Oke, mari kita lihat. Apa yang saya tulis berdasarkan silabus serta pengalaman saya. Secara garis besar, soal OSN Komputer itu menguji kemampuan anlisis serta logika kita.

Di dalam OSN Komputer itu ada tiga materi mayor, yaitu Analitika dan Logika, Matematika (Aritmatika), dan Pemrograman. Bahasa pemrograman yang diambil yaitu bahasa Pascal. Karena syntax-nya mudah dibaca serta bahasa nya mudah dipelajari. Di tingkat Kabupaten dan Provinsi mungkin kita hanya disuruh menganalisis kode yang diberikan kemudian menjawab pertanyaannya. Berbeda jika telah tingkat Nasional, kita akan menyelesaikan permasalah dengan menulis kode. Bukan mebaca kode lagi, tapi menulis kode.

Analitika

Analitika merupakan kemampuan yang harus dikuasai. Karena jika kekuatan analitika kita kuat, kita akan mudah mengerjakan soal-soal yang ada. Soal pemrograman khususnya. Soal-soal tersebut akan kita analisis atau trace untuk mendapatkan "apa sih yang kode ini lakukan?". Selain di pemrograman, analitika juga sangat penting untuk matematika. Bisa dibilang, ini lah salah satu kunci utama dalam bidang lomba OSN Komputer.

Logika

 Logika juga tidak kalah penting dari Analitika. Dua materi ini sedikit sulit "dibangunkan" dari otak kita. Menurut saya, materi logika membutuhkan percobaan serta latihan terus menurus untuk meningkatkannya. Untuk meningkatkan logika, bisa melalui mengerjakan soal-soal logika. Baca juga materi Logika Matematika (SMA kelas X).

Matematika

Matematika yang dipakai yaitu cabang Matematika Diskret. Atau bisa dibilang pengenalan terhadap komputasi. Di dalam Matematika Diskret ada teori himpunan, teori kombinatorial, permutasi, relasi, fungsi, rekursif, teori graf, dll. Tapi, tidak semuanya Matematika Diskret. Lalu, apa saja yang keluar dari Matematika secara garis besar?

Kombinatorika

Yang sangat terlihat adalah kombinatorik. Kombinatorik di sini yang paling terlihat yaitu Permutasi dan Kombinasi. Ada tiga kombinatorika yang muncul di soal OSN Komputer, yaitu tipe Perkalian, Permutasi, dan Kombinasi.

Aritmatika

Aritmatika yang ada bukan lah aritmatika sederhana seperti soal-soal yang kita temui. Ini merupakan aritmatika kembangan yang soalnya ekstrim. Karena itu, coba pelajari lagi aritmatika dari dasar dan lihat soal-soal aritmatika dari tahun lalu. Biasanya tidak beda jauh tipe soalnya, hanya diganti angkanya saja. Intinya, kita diuji dalam hal model matematis, sifat dari deret bilangan, dan model keterkaitan (graf).

Materi Lainnya

Materi lainnya yang muncul yaitu Himpunan, Operasi Modulus, Hukum Keterbagian, Peluang, Deret Fibonacci, Teori Bilangan, dan Pencacahan. Mungkin masih ada lagi yang belum saya sebutkan. Tapi, saran saya pelajari sedikit soal-soal dari OSN Matematika. Dan, coba cari materi diklat OSN Matematika untuk dipelajari.

Algoritma

Algoritma juga tidak kalah penting. Tahun 2015, Matematika 60% dan Algoritma 40%. Tapi tahun sebelumnya, Matematika 50% dan Algoritma 50%. Untuk tahun ini saya tidak tahu perbandingannya, tapi 40% itu banyak kan? Karena itu, Algoritma sangat penting. Untuk masalah Algoritma, yang terpenting adalah kemampuan deduksi. Saya juga pernah dengar metode backtracing sangat dibutuhkan. Intinya, pelajari dalam bahasa Pascal syntax-syntax dasar nya, function, procedure, looping, serta if statement. Dan jangan lupa kuasai materi rekursif, karena banyak soal yang seperti itu. Untuk materi bahasa Pascal, bisa dibaca tulisan saya yaitu  Memulai Masuk ke Dunia Pascal.

Penutup

Mungkin masih banyak materi yang belum saya sertakan dan mungkin tulisan saya kurang jelas dan lengkap. Karena itu, coba lah mencari lebih banyak sumber di mesin pencari. Karena membaca dari berbagai sumber lebih baik ketimbang dari satu sumber. Dan mungkin saja apa yang saya tulis terdapat kesalahan. Karena itu, mohon dikoreksi dan dimaklumi serta dimaafkan. Karena saya hanya manusia biasa yang mencoba untuk menjadi penulis. Terima kasih.

Sabtu, 02 Januari 2016

Bacaan - Cara Belajar yang Tepat supaya Cepat Menguasai Materi

Cepat atau lambatnya seseorang belajar adalah faktor dari cara belajarnya. Cara belajar yang tepat akan mempercepat proses belajar. Namun, setiap orang memiliki cara belajarnya sendiri. Tapi, ada juga cara belajar atau panduan atau tips umum yang dapat digunakan oleh semua orang. Tulisan ini akan membahas mengenai cara belajar secara umum. Yang akan dibahas antara lain langkah belajar, tips-tips, serta saran dari saya.

Saya telah mempelajari bahasa pemrograman dari tahun 2010. Kurang lebih saya telah belajar macam-macam bahasa pemrograman selama 5 tahun. Kebanyakan dari waktu tersebut saya gunakan untuk belajar PHP. Tapi saya sadar bahwa cara belajar saya kurang efektif sehingga prosesnya lambat. Setelah menempuh waktu bertahun-tahun, akhirnya saya sadar, dan mengerti bagaimana cara belajar bahasa pemrograman supaya cepat bisa dan bahkan menguasainya.

Kenali

Untuk menguasai sesuatu tentu saja kita harus mengenalnya terlebih dahulu. Setelah itu, baru lah kita mulai mempelajarinya. Maksud dari "kenali" yaitu kita harus tahu sejarah singkat dari materi yang akan kita pelajari. Setelah tahu sejarah singkatnya, kita lanjutkan dengan pengenalan yang berkesan. Saya ambil contoh untuk mengenali materi bahasa pemrograman.

Setelah kita tahu sejarah dari bahasa pemrograman tersebut, kemudian kita lanjutkan ke hal-hal dasar. Hal-hal yang sangat dasar untuk mengenali bahasa pemrograman yaitu mencari tahu struktur umumnya. Lalu, cari tahu ada apa saja di dalam bahasa pemrograman tersebut. Umumnya, dalam bahasa pemrograman itu ada data types, expression, dll. Setelah tahu ada data types, expression, dsb. Kita akan mulai mencari tahu apa itu? Kemudian sedikit demi sedikit mengerti. Di dalam materi yang kita pelajari, kita akan selalu menemukan hal-hal baru. Sehingga, belajar kita akan mengikuti arus.

Bagaimana jika materi tersebut materi pelajaran sekolah? Atau materi secara umum? Caranya yaitu, pertama-tama yang kita harus cari tahu adalah sejarah singkatnya. Setelah tahu sejarah singkatnya, mulai lah cari tahu apa tujuan dari mempelajari materi tersebut? Sebagai contoh saya belajar materi barisan dan deret, tujuannya untuk mempermudah kita menjumlahkan barisan bilangan. Atau, saya belajar materi aljabar yang tujuannya untuk memecahkan masalah persamaan yang bersifat memisalkan (perandaian). Setelah mendapatkan sebuah tujuan, baru lah kita beranjak ke tahap berikutnya yaitu bentuk dasarnya. Setiap materi memiliki bentuk dasar yang kemudian dapat dibentuk menjadi bentuk yang kompleks.

Buat Perencanaan

Buat lah sebuah perencanaan belajar sehingga belajar kita bersifat kontinyu. Asumsikan materi yang kita pelajari adalah satu BAB di buku. Kemudian bagian dari materi yang kita pelajari merupakan sub-BAB. Buat sebuah target misalnya satu hari satu sub-BAB. Dan di hari berikutnya ulangi sub-BAB sebelumnya kemudian tambah dengan sub-BAB baru. Begitu seterusnya hingga sub-BAB dipelajari semua. Buat sebuah target kapan kita seharusnya selesai mempelajarinya dan siap untuk latihan. Perencanaan sangat penting! Jika tidak direncanakan, kita akan bingung untuk melakukan langkah selanjutnya.

Latihan

Apa gunanya kita belajar jika tidak melakukan latihan? Dengan latihan, kita akan cepat bisa. Setelah membaca materi dan merasa sudah bisa, mulai lah dengan latihan menyelesaikan permasalahan dengan materi yang kita pelajari. Kerjakan tantangan-tantangan permasalahan yang ada. Tentu saja dimulai dari level mudah (dasar) menuju ke level sulit. Karena jika kita tidak melakukan latihan dengan metode tantangan, kita tidak akan berkembang. Setelah bisa hal dasar, kemudian berikutnya apa? Tentu saja melangkah ke level berikutnya. Level up!

Ulangi

Kita bukan lah manusia super yang langsung bisa dalam sekali coba. Hampir setiap orang sukses di dunia ini pernah "mengulang". Maksudnya yaitu pernah gagal dan kemudian bangkit dengan cara "mengulang" mimpi yang sama namun dengan cara yang berbeda. Jika kita tidak mencoba maka kita tidak akan pernah berhasil. Intinya, jika kita tidak mengulangi materi yang kita pelajari, kita akan lupa. Ulangi beberapa kali agar materi tersebut melekat kuat di pikiran kita (otak).

Bereksperimen

Yang satu ini sebenarnya hanya untuk mereka yang benar-benar menyukai materi yang dipelajari. Biasanya mereka akan melakukan eksperimen kecil untuk menemukan fakta baru. Sebagai contoh, saya melakukan eksperimen kecil tentang barisan dan deret. Saya gunakan logika saya dan cara yang saya buat sendiri. Sehingga saya menemukan fakta-fakta baru. Dari kegiatan seperti ini lah belajar akan terasa menyenangkan. Karena kita menemukan fakta yang dihasilkan dari eksperimen kita. Berasa menjadi seorang ilmuwan yang menemukan rumus baru. Dan itu lah yang membuat kegiatan ini begitu asyik.

Buat Motivasi

Dengan motivasi, hati kita akan terus tergerak untuk melakukan sesuatu. Karena itu, buat lah motivasi yang bertujuan agar kita cepat menguasai materi yang kita pelajari. Sebagai contoh, saya punya tujuan untuk mendapatkan beasiswa kuliah ke Jepang. Karena itu, saya harus belajar dan menguasai materi-materi untuk seleksi. Seleksi dilaksanakan sebentar lagi, jadi saya harus buat perencanaan yang matang serta akurat agar lolos seleksi.

Motivasi yang juga efektif yaitu dengan efek dari lawan jenis. Posisi saya di sini pria. Saya menyukai wanita. Jadi, saya jadikan photo wanita yang dapat membuat saya termotivasi menjadi wallpaper gadget saya. Sehingga setiap kali kita ingin bermain gadget akan teringat dengan tujuan awal kita menguasai materi. Kenapa bisa seperti itu? Tentu saja tujuan kita sukses bukan? Asumsikan wallpaper tersebut adalah orang yang kita cintai. Sehingga kita akan berjuang untuk menjadi yang terbaik demi dia.

Tidak demi Uang

Usahakan kita mempelajari sesuatu bukan demi uang. Tapi, pelajari lah sesuatu dengan tujuan lain yang lebih mulai. Contohnya, tujuan saya yaitu agar saya dapat memajukan bangsa. Dengan tujuan yang positif, maka tuhan akan mempermudah jalan kita. Jika tujuan kita demi uang, saya yakin akan selalu ada halangan yang menghadang. Karena biasanya, belajar demi uang hanya lah membuat belajar kita sebagai sarat saja untuk mendapatkan uang. Pegang teguh pendirian "uang hanya lah bonus untuk saya"!

Cari Pembimbing

Maksudnya yaitu, cari lah seseorang yang telah berhasil dalam mempelajari materi tersebut. Sehingga kita bisa mendapatkan nasihatnya agar cepat menguasai materi tersebut. Karena, ia akan memberikan nasihat dari pengalaman yang ia dapat. Pengalaman merupakan guru terbaik, bukan? Selain bisa mendapat nasihat, kita juga akan dibimbing menuju jalan yang benar.

Kesimpulan

Kesimpulannya yaitu, untuk menguasai sebuah materi yang pertama-tama kita harus mengenalinya (berkenalan). Setelah itu baru lah mencari tujuan lalu pelajari dari yang dasar. Belajar kita akan optimal jika dibuat perencanaan. Setelah merasa cukup, mulai lah latihan dan ulangi hingga kita menguasainya. Kita akan lebih mengenal dan menguasai materi tersebut apabila melakukan eksperimen. Jangan lupa untuk membuat motivasi agar semangat belajar kita tidak menurun. Dan jangan pernah menjadikan uang segalanya serta cari lah pembimbing yang dapat membimbing kita ke jalan yang benar.

Penutup

Apa yang saya tulis murni pengalaman hidup saya salam 17 tahun ini. Umur tidak lah penting untuk belajar. Kebetulan saya masih muda (17 tahun), sehingga masih banyak yang bisa saya pelajari. Untuk yang merasa berumur, jangan pernah sungkan, karena ilmu itu bersifat umum. Apa yang saya tulis ini bisa saja mengandung bahasa yang tidak sesuai. Atau kurang berkenan di hati Anda. Jika ada kesalahan mohon dikoreksi dan dimaklumi serta dimaafkan. Karena saya hanyal manusia biasa yang mencoba menjadi penulis serta membagikan pengalaman hidup saya. Terima kasih.